3 Hal yang Nggak Boleh Kamu Lakukan Waktu Makan, Demi Kebahagiaan yang Hakiki

3 Hal yang Nggak Boleh Kamu Lakukan Waktu Makan, Demi Kebahagiaan yang Hakiki

Tulisan ini sebenarnya cuma kumpulan pengalaman nggak penting yang pengen saya share aja. Eh, penting sih, kalau kamu termasuk penikmat makanan yang ingin merasakan kebahagiaan dunia akhirat meskipun cuma menikmati lalapan belut dengan sambelnya yang t.o.p.b.g.t gitu.

Buat saya, makan itu nggak sekadar makan. Tapi sebuah ritual yang butuh kekhusyukan tersendiri, apalagi kalau menunya adalah yang jadi favorit. Tapi hal ini nggak berlaku di kantor, karena menu seadanya dan males keluar, akhirnya makan siang di kantor cuma jadi rutinitas penambah energi biar bisa kerja sampai sore aja. Ya biarpun biasanya dua jam kemudian laper lagi sih.

Beberapa kali momen makan saya yang tadinya aduhai nikmatnya mendadak jadi mimpi buruk karena salah strategi. Ya gitu, mengalami tiga hal absurd yang bikin nafsu makan malah berkurang dan rasanya nggak mau makan. Nah, mumpung lagi nunggu realisasi janji manis klien yang katanya mau memberi approval secepatnya di malam Minggu yang mendung ini, begini lho ceritanya.

Pantangan Pertama: Baca Email Waktu Lagi Makan

3 Hal yang Nggak Boleh Kamu Lakukan Waktu Makan, Demi Kebahagiaan yang Hakiki
Makan sih makan aja, nggak usah buka email segala ya. Image copyright: dailymail.co.uk

Saran yang pertama dari saya, waktu lagi makan mending jauh-jauh dari hape. Kalau perlu matiin notifikasinya sekalian. Jadi, nggak perlu mendengar notifikasi masuk yang bikin kamu nggak bisa bedain antara email atau chat dari mantan yang masih setia ditunggu juga *eaaa.

Kegiatan makan saya yang waktu itu terasa nikmat, tiba-tiba menjadi rusak waktu nggak sengaja baca email revisi. Iya sih, bacanya udah off hour, tapi tetap aja poin revisi yang kebaca itu bikin mood mendadak berubah seketika. Setelah itu kelanjutan ceritanya bisa tebak sendiri lah. Intinya, makan nggak membahagiakan seperti detik-detik sebelum melihat email. Duh…

Pantangan Kedua: Makan Sambil Nonton Drama Let’s Eat

3 Hal yang Nggak Boleh Kamu Lakukan Waktu Makan, Demi Kebahagiaan yang Hakiki
Apalagi sambil nonton Let’s Eat. Image copyright: hancinema.net

Let’s Eat ini adalah drama Korea yang sempat booming banget pada masanya. Sesuai judulnya, Let’s Eat ini konsepnya makan-makan gitu. Jadi, alurnya adalah tentang kehidupan seorang food blogger yang juga berprofesi sebagai agen asuransi. Ceritanya sendiri bisa ditebak deh, banyakan makannya daripada bagian romance yang ditunggu-tunggu penonton yang gampang baper.

Kalau lagi makan sambil nonton drama yang isinya makanan juga harusnya bisa menghayati dong? Oh nggak lah, saya malah jadi nggak doyan makan. Gimana nggak, yang ditampilin di drama itu makanan yang endes banget meskipun cuma kelihatannya. Kalau pas lagi menu seafood yang ditampilin di dramanya, udang sama cuminya gede-gede banget, kalah lah sama yang dijual di warung lalapan sebelah kosan. Banget! Dan masih banyak makanan lain yang bikin ngiler. Apalah aku yang cuma makan mie instan rasa rendang. Bener-bener jadi nggak nikmat deh.

Pantangan Ketiga: Makan Sambil Buka IG Stories Mantan

3 Hal yang Nggak Boleh Kamu Lakukan Waktu Makan, Demi Kebahagiaan yang Hakiki
Stop kepoin mantan. Image copyright: Ucsf.edu

Yaelah, ujung-ujungnya cerita mantan (lagi)? Iya dong, mengutip kata-katanya Bernard Batubara, mantan itu nggak seharusnya dibuang, tapi diolah jadi karya seni. Iya, misalnya si doi tuh yang sejak putus sama pacarnya yang jago nulis juga, jadi produktif banget bikin buku. Mantan boleh aja sih dikenang, tapi jangan sambil makan ya. Apalagi waktu makan, kamu malah asyik stalking Instagramnya. Duh, yang ini big NO banget.

Jangan sampai waktu kamu lagi makan, sambil kepoin medsosnya, terus nemu IG Storiesnya bareng gebetan barunya. Dijamin, nafsu makan kamu akan hilang nggak berbekas. Kalau yang masih belum bisa move on, mungkin bakal muncul gejala lainnya. Misalnya aja dada terasa sesak, mual, kepala pusing, sampai mata panas karena pengen nangis. Mimpi buruk waktu tidur juga bisa terjadi kalau emang gejalanya makin parah.

Jadi, jauh-jauh dari 3 kebiasaan di atas kalau nggak mau ritual makanmu yang menyenangkan berubah jadi menyeramkan. Apalagi yang nomor 3 sih, mending mulai dikurang-kurangi juga deh demi kedamaian hati yang hakiki. Happy weekend ya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *