Percaya Deh, PMS Saat Puasa Itu Deritanya Dobel…

Percaya Deh, PMS Saat Puasa Itu Deritanya Dobel…

PMS, atau Pre Menstruation Syndrome, atau Sindrom Pra Menstruasi pasti jadi sesuatu yang sudah nggak asing lagi bagi para wanita. Meskipun wanita memiliki kondisi fisik yang berbeda-beda, tapi setidaknya mereka pernah merasakan berbagai perubahan tubuh yang nggak karuan ini sekali seumur hidup. Tingkat penderitaan PMS yang dialami antara satu wanita dengan wanita lainnya pun berbeda. Seorang teman saya selalu mengalami kram perut hebat yang menyebabkan dia nggak bisa melakukan aktivitas apapun, beberapa hari menjelang datang bulan. Tapi, teman yang lain kelihatan happy banget meskipun sedang nyeri perut.

Saya sendiri termasuk salah satu wanita yang cukup complicated saat PMS. Badan yang tiba-tiba mudah lelah, pusing atau migrain, kram perut yang nggak berkesudahan, sampai perut yang terasa mual selalu jadi langganan wajib sebelum kedatangan tamu bulanan. Itu baru perubahan fisik, lho. Belum lagi kondisi emosi yang labil banget. Gampang sensi, baper, marah, sampai tiba-tiba menangis tanpa sebab jadi hal yang biasa terjadi tiap bulan. Kondisi ini juga selalu jadi momen yang pas untuk berantem sama pacar, entah kenapa.

Nah, sakit macam apapun yang kamu rasakan saat PMS akan terasa dua kali lebih menderita jika terjadi saat bulan puasa. Percaya deh. Kondisi tubuh yang berpuasa kan rentan mengalami rasa lemas dan lesu. Kondisi ini diperparah jika kamu sedang PMS. Belum lagi emosi yang nggak stabil bisa menyebabkan tantangan puasa dua kali lebih berat. Iyalah, selain menahan makan dan minum, puasa kan juga menahan emosi dalam bentuk apapun.

Sebenarnya, drama PMS selama puasa ini nggak perlu kamu alami kok kalau mempersiapkan kondisi fisik yang prima sebelum datang bulan.

Perhatikan makanan yang dikonsumsi sebelum menstruasi itu penting, lho. Saat menstruasi, terjadi perubahan hormon yang cukup drastis di dalam tubuh. Untuk meminimalisir dampaknya, tubuh memerlukan diet seimbang. Perbanyak konsumsi buah dan sayur yang banyak mengandung vitamin dan mineral juga baik untuk menutrisi tubuh jelang PMS.

Menjelang menstruasi, beberapa wanita biasanya mengalami food craving jenis tertentu, misalnya makanan manis atau asin. Saya sendiri cenderung lebih nyidam makanan asin dan pedas yang nendang banget. Tapi ternyata, justru kamu nggak boleh menuruti food craving ini menjelang datang bulan, lho.

FYI, makanan yang memiliki kadar garam atau gula tinggi, serta kafein ternyata bisa mempengaruhi kadar gula darah dan mood kamu. Jadi, selain bisa membuat metabolisme tubuh nggak stabil karena gula darah yang berubah drastis, jenis makanan ini juga bisa memperparah kondisi bad mood yang kamu rasakan. Kalau memang lagi nyidam banget, mending ganti dengan makan sayur atau buah deh. Demi kedamaian hati selama PMS.

Jangan pernah malas olahraga, karena bisa membantu meringankan PMS. Nah, kegiatan yang satu ini memang jadi tantangan banget untuk sebagian wanita. Apalagi saat bulan puasa. Padahal, olahraga rutin itu sangat penting, karena bisa meredam gejolak PMS yang biasanya nggak kenal ampun. Olahraga bisa membantu meringankan gejala kram perut yang biasa dialami saat PMS. Selain itu, latihan fisik ini juga membantu melepaskan hormon yang bisa bikin kamu lebih bahagia, sehingga bad mood saat PMS dapat berkurang.

Konsumsi suplemen tambahan juga dapat membantu agar kebutuhan nutrisi harian tubuh terpenuhi dengan baik. Dilansir dari situs Health, vitamin B6 dan E sangat diperlukan untuk meminimalisir dampak PMS yang dialami wanita. Nggak hanya itu saja, kamu perlu memenuhi kalsium dan magnesium selama menjelang menstruasi.

Stres bisa membuat PMS makin parah. Jadi, sangat penting untuk melakukan manajemen stres yang baik agar dampak PMS tidak terlalu berat. Pastikan tubuh mendapatkan waktu istirahat yang cukup, karena kurang tidur juga bisa membuat gejala ini semakin menjadi-jadi. Belajar teknik relaksasi juga penting, misalnya meditasi atau lewat menghirup aromaterapi.

PMS adalah anugerah paling luar biasa yang dialami seorang wanita. Jadi, sesakit apapun kondisi yang kamu alami, jangan sampai mengganggu produktivitas harianmu. Mulai perhatikan gaya hidup untuk meminimalisir penderitaan selama PMS, terlebih saat puasa.

Selamat menunaikan ibadah puasa tanpa PMS, gals!

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *