Produktivitas Menurun, Mungkin Kamu Kurang Kasih Sayang. Eh?

Produktivitas Menurun, Mungkin Kamu Kurang Kasih Sayang. Eh

Pernah nggak sih merasakan rasa jenuh yang luar biasa dengan rutinitas dan pekerjaan sehari-hari? Melihat monitor PC rasanya sudah tidak bergairah lagi. Saat ingin menyelesaikan pekerjaan yang datang, kamu bahkan membutuhkan waktu yang lebih lama dari biasanya. Nggak hanya itu saja sih, berbagai koreksi dari atasan hingga omelan klien datang silih berganti karena kinerja yang kurang joss ini.

Produktivitas yang menurun ini memang wajar banget dialami oleh para pekerja kantoran yang melewati 365 hari dalam setahun dengan rutinitas yang sama. Tapi, jangan biarkan kondisi ini terlalu lama. Biar bagaimana pun, kamu tetap harus mempertahankan kualitas dari pekerjaanmu untuk mempertahankan prestasi dan karier yang dimiliki.

Sebenarnya, bagaimana sih cara meningkatkan produktivitas dan semangat dalam bekerja sehingga nggak perlu lagi merasakan drama jenuh seperti ini?

Saat mulai jenuh, lakukan kegiatan yang disukai untuk refreshing. Produktivitas yang menurun juga bisa disebabkan oleh kejenuhan. Rutinitas yang itu-itu saja wajar kalau menyebabkan kebosanan tingkat tinggi yang berdampak pada kinerja yang menurun. Penting banget untuk melakukan refreshing saat kejenuhan mulai terasa. Trik ini bisa menjadi cara meningkatkan produktivitas yang nggak boleh terlewat.

Produktivitas Menurun, Mungkin Kamu Kurang Kasih Sayang. Eh
Jenuh di kantor menyebabkan produktivitas menurun via Metro.co.uk

Membangun suasana bekerja yang menyenangkan juga berpengaruh pada peningkatan produktivitas. Kondisi teman bekerja yang malas juga bisa tertular padamu. Jadi, sebisa mungkin anggota tim yang lainnya memiliki semangat positif dalam bekerja. Hal ini juga berimbas baik pada produktivitas yang semakin meningkat.

Beri motivasi pada diri itu perlu. Coba deh tanyakan pada diri sendiri, apa sih tujuanmu bekerja? Cuma sekadar cari uang? Mengisi waktu luang? Supaya nggak dicap pengangguran? Atau apa? Jenis pekerjaan yang nggak sesuai dengan skill serta passion kamu juga bisa menjadi penyebab kinerja yang kurang baik. Akibatnya, kamu bekerja setengah hati, yang bikin kamu mudah merasa nggak semangat.

Produktivitas Menurun, Mungkin Kamu Kurang Kasih Sayang. Eh
Beri motivasi pada diri untuk meningkatkan produktivitas via Telegraph

Mengetahui motivasi bekerja itu penting, karena ini adalah soul kamu. Merasa kalau pekerjaan adalah kewajiban yang membebani selamanya akan membuat kamu terasa terbebani juga. Sementara itu, jika ada tujuan yang lebih besar yang ingin dicapai, tentu saja kamu akan berusaha semakin produktif dan semangat.

Sempatkan diri untuk melakukan me time juga bisa menjadi cara meningkatkan produktivitas yang ampuh. Setelah seharian berada di tempat ramai, menumpahkan segala fokus dan perhatian pada hal lain, saatnya kini memperhatikan dirimu sendiri. Kalau pun nggak bisa setiap hari, paling nggak seminggu sekali udah cukup kok. Me time juga nggak harus dijalankan dengan cara yang mahal kok. Santai sendirian di kamar sambil baca buku favorit atau minum teh juga asyik kok.

Produktivitas Menurun, Mungkin Kamu Kurang Kasih Sayang. Eh
Me time penting untuk meningkatkan produktivitas via Fotolia

Quality time bersama orang yang kamu sayang juga bisa menjadi obat mujarab untuk kejenuhanmu. Kalau bosan hilang, produktivitas pasti akan perlahan meningkat. Ngobrol santai dengan mereka juga bisa menjadi cara untuk mendapatkan support, masukan, maupun kritik yang bakal membuatmu makin berkembang. Jadi, kalau produktivitasmu mulai menurun, bisa jadi memang kamu kurang kasih sayang. Hah?

Rencanakan piknik juga penting. Jika kamu mulai merasa galau, gundah gulana, emosi yang nggak stabil hingga tahap absurd, dan gejala ketidakwarasan lainnya, tandanya kamu cuma kurang piknik. Kurang main yang jauh. Kurang ketemu banyak orang. Kalau kamu coba berkaca, wajahmu sudah mirip dengan layar monitor yang tiap hari kamu tatap.

Cara meningkatkan produktivitas yang tepat pastinya bisa membantu mendongkrak kinerja yang lebih baik di kantor. Sukses membangun karier dengan lebih produktif, yuk!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *