Tips Solo Traveling Anti Nyasar Buat yang Nggak Pernah ke Mana-Mana

Tips Solo Traveling Anti Nyasar Buat yang Nggak Pernah ke Mana-Mana

Saya tergolong anak rumahan yang nggak pernah pergi ke mana-mana. Liburan juga biasanya dilewatkan dengan sederhana banget: mager di rumah. Tapi, belakangan ini mulai sering muncul keinginan buat solo traveling gitu deh. Mungkin gara-gara selama ini sering banget mengulas tips jalan-jalan sendiri buat artikel, tapi pada kenyataannya saya nggak pernah ke mana-mana.

Seminggu yang lalu, akhirnya keinginan buat solo traveling itu kesampaian juga. Biarpun masih ala-ala banget sih. Maksudnya, nggak 100% sendirian, tapi tetap ada waktu di mana saya bisa eksplor kota tujuan wisata sendirian. Yogyakarta jadi tujuan solo traveling ala-ala saya yang pertama. Kesan yang diperoleh cuma satu: jalan-jalan sendiri itu asyik!

Kalau kamu juga anak rumahan seperti saya yang nggak pernah ke mana-mana tapi pengen solo traveling, ini dia tips anti nyasar selama jalan-jalan yang bisa jadi panduan kamu!

Pilih Kota Tujuan Wisata yang Bersahabat

Langkah pertama tentu aja memilih kota tujuan wisata bersahabat. Nggak perlu kota yang jauh-jauh dulu, namanya juga latihan. Lebih bagus lagi kalau kota tujuan ini sudah pernah kamu kunjungi sebelumnya, jadi biar nggak buta-buta banget dengan kondisi kota dan obyek wisata yang mau kamu tuju.

Cari Obyek Wisata yang Nggak Menyusahkan

Namanya juga baru latihan jalan-jalan sendiri, jadi ada baiknya cari obyek wisata yang nggak terlalu menyusahkan versi kamu. Iya, yang namanya versi kamu di sini maksudnya ya yang sesuai dengan kemampuanmu. Seperti saya nih, sering nggak kuat jalan jauh dalam waktu yang lama, makanya saya nggak pergi ke Kalibiru.

Akhirnya obyek wisata yang saya pilih yang udah tergolong mainstream, seperti Tamansari dan Keraton Yogyakarta. Mungkin yang ada di pikiran kamu pasti cemen bener. Tapi FYI ya, saya belum pernah ke tempat itu. Jadi tetap aja perasaan saya waktu mengunjungi Tamansari dan Keraton itu amazing banget. Serius!

Pemilihan ini juga berdasarkan pertimbangan lokasi yang masih di pusat kota, jadi nggak usah pergi jauh-jauh. Nggak bingung juga dengan mau ke sana naik apa.

Jadikan Maps Sebagai Soulmate

Tips Solo Traveling Anti Nyasar Buat yang Nggak Pernah ke Mana-Mana
Serahkan hidupmu pada peta supaya nggak nyasar. Image copyright: Pexels.com

Buat para solo traveler, Maps alias peta udah harusnya jadi teman baik yang nggak bakal berkhianat. Dia akan setia memberikan petunjuk buat kamu menuju jalan yang benar. Dengan catatan, kamu bisa membaca peta dengan benar ya. Zaman sekarang sih nggak perlu bawa peta segede gaban kalau mau jalan-jalan. Google Maps udah ada di hape, tinggal masuk kantong atau tas aja. Tapi, kalau kamu pakai peta yang versi aplikasi begini, pastikan juga Maps kamu udah update terbaru, karena ternyata peta yang out of date bikin akurasinya berkurang beberapa persen. Selain itu, ada juga lag alias jeda yang cukup lama buat update lokasi saat ini. Nah, yang paling penting adalah siapkan paketan super melimpah soalnya akses Maps itu menguras kuota banget.

Kalau Nggak Bisa Baca Peta Juga, Abang Go-Jek Siap Membantu

Tips Solo Traveling Anti Nyasar Buat yang Nggak Pernah ke Mana-Mana
Abang Go-Jek siap jemput kamu yang nyaris nyasar. Image copyright: go-jek.com

Khusus poin yang ini adalah pengalaman pribadi saya yang mungkin paling bodoh. Awal-awal mengakses Maps, saya kebingungan baca arahnya. Alasan ngelesnya, nggak pernah baca peta sebelumnya. Nah, daripada bingung mencari jalan keluar seperti saya, mending langsung order Go-Jek aja deh. Abang Go-Jek bakal datang bak Superman buat menyelamatkanmu yang lagi nyasar karena nggak bisa baca peta. Hahahaha

Menyusup dalam Rombongan Tur Lain Juga Bisa Jadi Penyelamat

Tips Solo Traveling Anti Nyasar Buat yang Nggak Pernah ke Mana-Mana
Menyusup ke dalam rombongan tur lain juga boleh. Image copyright: Pexels.com

Waktu traveling sendiri gitu kadang suka bingung ya pas lagi ada di satu obyek wisata. Jadi ceritanya waktu itu saya lagi ke Tamansari. Setelah puas jalan-jalan di istana airnya, saya juga pengen dong ke masjid bawah tanah di sana. Kompleksnya beda dengan lokasi istana air, jadi harus berjalan dulu melewati rumah penduduk. Nah, di gang-gang sempit ini saya mulai buta arah. Iya, gampangnya sih bertanya sama penduduk sekitar. Tapi, saya pilih cara anti mainstream, yaitu menyusup dalam rombongan tur lain.

Kebetulan saya papasan sama rombongan tur yang cukup besar. Ada pemandunya juga lagi. Memanfaatkan momen nggak bisa lewat karena jalannya yang sempit, sebenarnya saya sih cuma ngikutin mereka aja dari belakang. Sambil curi dengar penjelasan guide-nya yang cerita tentang Tamansari gitu. Menyusup begini memang kelihatan aneh buat beberapa anggota tur yang menyadari keberadaan saya. Tapi enak kok, jadi nggak berasa jalan sendirian.

Kesimpulannya sih, jalan-jalan sendirian itu asyik. Biarpun nggak 100% sendiri, karena ada sebagian liburan yang saya habiskan ketemu Mas Pacar, tetap aja momen jalan sendiri kayak orang ilang itu yang menyenangkan. Tahun depan liburan lagi deh, sekarang nabung dulu…

6 thoughts on “Tips Solo Traveling Anti Nyasar Buat yang Nggak Pernah ke Mana-Mana

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *